Banyak orang tidak Mengetahui bahwa timbangan yang terus bergeser Hingga kanan bukan sekadar Lantaran porsi makan harian, melainkan beban pikiran yang menumpuk.
Situasi tekanan emosional sering kali menjadi faktor tersembunyi yang membuat lingkar pinggang membengkak. Memahami hubungan Di tekanan mental dan ukuran tubuh adalah langkah awal Sebagai mengembalikan kontrol penuh atas Kesejaganan Anda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagaimana Tekanan Menyebabkan Berat Badan Naik?
Hubungan Di Situasi pikiran dan perubahan berat badan bukanlah ilusi. Reaksi alami tubuh Di tekanan hidup dapat memicu perubahan fisik dan perilaku yang berujung Di penumpukan lemak.
“Ada beberapa cara Tekanan menyebabkan kenaikan berat badan. Orang-orang Mungkin Saja makan sebagai bentuk coping mechanism (strategi-red) Sebagai membuat diri mereka merasa lebih baik,” ujar Dr. Ariana M. Chao, PhD, RN, asisten profesor Di Fakultas Keperawatan Universitas Pennsylvania seperti dikutip Untuk everydayhealth.
Secara biologis, Di seseorang berada Di bawah tekanan mental jangka panjang, tubuh memproduksi hormon kortisol secara berlebihan. Menurut Dr. Shawn Talbott, ahli biokimia Gizi asal AS, pelepasan kortisol memicu tubuh menyimpan lebih banyak lemak Di area perut. Dr. Ariana menambahkan bahwa Situasi ini turut memicu dorongan mengonsumsi Hidangan tinggi kalori (comfort food).
Tak hanya itu, tekanan mental kronis juga memengaruhi area otak seperti amigdala dan hipokampus. “Tekanan kronis memengaruhi sistem imbalan (reward system) Di otak, yang Di akhirnya memicu keinginan Sebagai terus makan,” jelas Dr. Ariana.
Perbedaan Tekanan Akut dan Tekanan Kronis
Dampak tekanan emosional Di nafsu makan sangat bergantung Di durasinya. Di Situasi Tekanan akut (singkat), tubuh biasanya justru kehilangan nafsu makan Lantaran sistem saraf mengalihkan fokus Di mekanisme bertahan hidup.
Tetapi, situasinya berbalik ketika tekanan berlangsung terus-menerus. “Tekanan Memperbaiki kebutuhan Berencana imbalan, Supaya seseorang membutuhkan lebih banyak Hidangan Sebagai Merasakan rasa puas yang sama,” ungkap Dr. Femke Rutters, profesor madya Di VU University Medical Center, Belanda.
Selain Memperbaiki nafsu makan, paparan hormon Tekanan berlebih juga dapat menurunkan massa otot. “Jaringan otot adalah pembakar kalori terbesar Di Untuk tubuh. Jika massa otot berkurang, metabolisme keseluruhan Berencana melambat,” tambah Dr. Shawn.
Halaman 2 Untuk 2
” dtr-evt=”detail multiple page” dtr-sec=”button Lanjutnya” dtr-act=”button Lanjutnya” dtr-idx=”2″ dtr-id=”8713261″ dtr-ttl=”Kenapa Tekanan Bikin Berat Badan Naik? Ini Penyebab dan Solusinya”>
Langkah Efektif Mengatasi Kenaikan Berat Badan Akibat Tekanan
Foto: iStock
Sebagai memutus rantai ini, diperlukan pendekatan menyeluruh yang mencakup perbaikan pola hidup dan manajemen emosi:
Memperbaiki Mutu Tidur
Kurang tidur dan Tekanan membentuk siklus yang saling memperburuk. Kurang istirahat memicu ketidakseimbangan hormon ghrelin (pemicu lapar) dan leptin, Supaya Anda lebih mudah tergiur Hidangan manis. Usahakan tidur berkualitas 7 jam atau lebih setiap malam Sebagai menstabilkan hormon.
Rutin Latihan
Latihan membakar kalori, mempertahankan massa otot, dan merangsang pelepasan endorfin Sebagai Memperbaiki suasana hati. Latihan teratur membangun ketahanan fisiologis agar tubuh lebih siap Berusaha Mengatasi tekanan emosional.
Menentukan Prioritas Harian
Catat Karya harian dan kelompokkan tugas berdasarkan skala prioritas. Selalu sediakan slot waktu khusus Sebagai Latihan dan istirahat sebagai bentuk Penanganan diri.
Menyederhanakan Pola Hidup
Permudah persiapan Hidangan sehat, seperti memotong sayuran Sebagai stok seminggu atau menyiapkan bekal Di akhir pekan. Simpan juga Pengganti Latihan Di area yang mudah dijangkau agar tidak ada alasan Sebagai menunda Laga Persahabatan.
Belajar Mencintai Diri Sendiri
Rasa malu atas bentuk tubuh (body shaming) merupakan sumber tekanan emosional yang merusak mental. Fokuslah Di Kesejaganan Di memperbanyak porsi buah dan sayur, serta lakukan Kehadiran Sebagai Memperbaiki penerimaan diri.
Mencatat Hal-Hal yang Disyukuri
Mencatat hal positif harian membantu meredam tekanan emosional. Melihat sisi baik Untuk suatu keadaan terbukti ampuh meringankan beban pikiran Di area kehidupan lainnya.
Pikirkan Sebelumnya Ngemil (Mindful Eating)
Sebelumnya Membahas camilan Di cemas atau lelah, berhentilah sejenak dan tanyakan Di diri sendiri: apakah ini rasa lapar fisik atau sekadar lapar emosional? Hidangan hanya meredakan Tekanan sesaat, bukan solusi utama.
Lakukan Jalan Jalan Singkat
Alih-alih melampiaskan Tekanan Di Hidangan ringan, luangkan waktu berjalan kaki Di luar Rumah. Jalan santai Pada 10 menit sudah cukup Sebagai Menyediakan efek menenangkan Bagi tubuh dan pikiran.
(eny/eny)
Artikel ini disadur –> Wolipop.detik.com Indonesia: Kenapa Tekanan Bikin Berat Badan Naik? Ini Penyebab dan Solusinya











