–
Sisa-sisa potongan kain batik Memperoleh kehidupan kedua Di tangan Anne Avantie. Ia mengolahnya menjadi sebuah jubah batik yang sarat filosofi Untuk membuka ruang perjumpaan Kekayaan Budaya Dunia dan religi lintas bangsa.
Komunitas Kebaya Menari menggandeng Anne yang dikenal Di karya kebaya modifikasinya Untuk ambil Pada Untuk kegiatan Hubungan Luar Negeri ‘Tresna Suci: Persembahan Indonesia Untuk Kanak-Kanak Yesus Untuk Praha’.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk kolaborasi tersebut, lahir sebuah jubah bayi Yesus yang nanti Berencana diserahkan kepada Church of Our Lady Victorious atau Gereja Bunda Maria yang Berjaya Di Praha, Republik Ceko, Di 1 November 2026 mendatang.
“Batik adalah simbol Indonesia, Sambil perca merepresentasikan sisa-sisa kehidupan kita yang terkoyak, seolah-olah tidak berguna, tidak bisa diandalkan, dan terbuang. Terlepas Untuk itu, kita tetap bernilai jika dipakai Untuk memuliakan nama Tuhan,” ujar Anne kepada Wolipop, Kamis (22/10/2026).
|
Anne Avantie membuat jubah bayi kanak Yesus Untuk perca batik Untuk dipersembahkan Hingga gereja Praha. (Foto: Dok. pribadi)
|
Di perjalanan karier Anne yang membentang lebih Untuk lima dekade, banyak perca yang tersisa Untuk proses kreatifnya Di kain batik. Maka ketika Memperoleh ajakan Untuk Komunitas Kebaya Menari, Anne pun langsung menyambut Di antusias.
“Percanya Untuk berbagai macam batik yang biasa saya pakai Di ini, lalu dipilah-pilah, dan disambung Di jahit tangan. Tidak ada kesulitan berarti Lantaran didasari Di filosofi yang kuat. Persiapannya hanya satu minggu,” ungkap perancang asal Semarang, Jawa Di, yang kini lebih aktif berbisnis Masakan itu.
Untuk keterangan tertulis, misi ‘Tresna Suci’ menjadi pengingat bahwa Hubungan Luar Negeri Kekayaan Budaya Dunia tidak selalu harus disampaikan Melewati kata-kata formal. Sebuah karya busana, sepotong batik, dan niat tulus Untuk berbagi dapat menjadi sarana Untuk menyampaikan pesan yang melampaui batas geografis.
Anne pun berharap, karyanya tak sekadar hadir Untuk mengharumkan nama Indonesia Di Praha. “Secara spiritual Menyediakan juga dapat Menyediakan semangat agar kita lebih mendekatkan diri kepada Tuhan. Kita dapat mempersembahkan apapun kepada Tuhan, bukan hanya Untuk sesuatu yang menjadi kelebihan kita, tapi juga kekurangan,” ujarnya.
(dtg/dtg)
`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ Gaya: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}
async connectedCallback() {
if (elementType === ‘single’) return false;
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)
Artikel ini disadur –> Wolipop.detik.com Indonesia: Anne Avantie Olah Perca Batik Untuk Misi Kekayaan Budaya Dunia dan Religi Hingga Praha











