Jakarta –
Amerika Serikat mengimbau warganya Untuk tidak bepergian Ke Rusia menyusul dugaan Peristiwa Pidana Hukum pes Ke Siberia. Di unggahan Ke platform media sosial X Ke Selasa, Departemen Luar Negeri AS Berkata bahwa Kedutaan Besar AS mengetahui laporan media mengenai dugaan Peristiwa Pidana Hukum pes Ke Daerah Irkutsk.
Peristiwa Pidana Hukum tersebut dilaporkan menyebabkan seorang warga meninggal dunia dan diikuti langkah karantina serta penutupan sejumlah Puskesmas Ke Irkutsk.
“Kami terus Meninjau situasi ini Didalam saksama. Pemerintah AS Memiliki kemampuan terbatas Untuk membantu warga negaranya Ke Rusia, terutama mereka yang berada Ke luar Moskow,” demikian pernyataan Departemen Luar Negeri AS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Departemen tersebut menegaskan, peringatan perjalanan Level 4 Untuk Rusia, yang berarti jangan bepergian, masih berlaku. Warga Bangsa AS yang Pada ini berada Ke Rusia juga diminta Untuk segera meninggalkan Bangsa tersebut.
Ke Senin (5/10/2026), Ri AS Donald Trump mengatakan dirinya khawatir Didalam dugaan Peristiwa Pidana Hukum pes tersebut. Ia menyebut pemerintah AS Lagi Meninjau situasi itu secara serius.
Departemen Luar Negeri AS juga Berkata bahwa pihaknya terus Meninjau perkembangan Peristiwa Pidana Hukum tersebut.
“Saya tidak suka melihat mereka Merasakan hal ini. Ini Penyakit yang berat. Dahulu kita bisa mengendalikannya, tetapi entah bagaimana mikroba tersebut menjadi lebih kuat dan lebih pintar,” kata Trump kepada wartawan Sebelumnya bertolak Didalam Gedung Putih Ke Nebraska.
Ke Minggu (4/10), badan pengawas perlindungan konsumen Rusia Berkata bahwa perempuan yang bekerja Ke sebuah lembaga Studi Penyakit pes itu meninggal akibat “pneumonia Didalam etiologi yang tidak diketahui”, menurut laporan NBC News. Tetapi, otoritas Rusia tidak menyebutkan penyebab pasti kematiannya.
Sebelumnya Itu, AS memang sudah melarang warganya bepergian Ke Rusia. Peringatan perjalanan Level 4: Do Not Travel itu tercatat diterbitkan Ke 29 Desember 2025, Didalam alasan risiko Pertempuran Rusia-Ukraina.
(suc/suc)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia: AS Imbau Warganya Tak Bepergian Ke Rusia Usai Dugaan Penyakit Pes











