Jakarta –
Badan Gizi Nasional (BGN) meluruskan kabar yang menyebut pemerintah pusat menyiapkan Rp 1 triliun Bagi Pemerintah Lokasi (Pemda) yang berhasil menjalankan Langkah Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sebelumnya, disebutkan Pembantu Kepala Negara Di Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyampaikan, pihaknya Menyediakan Rp 1 triliun sebagai insentif fiskal kepada Lokasi-Lokasi yang menyukseskan Langkah Makan Bergizi Gratis (MBG).
Merespons hal ini, Juru Bicara BGN Ariandi Putra mengatakan bahwa dana Rp 1 triliun tersebut bukanlah Biaya hadiah yang disiapkan khusus Bagi Langkah MBG.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Sebagaimana telah dijelaskan Kepala Badan Gizi Nasional, insentif fiskal merupakan mekanisme apresiasi pemerintah pusat Melewati Kementerian Di Negeri Bagi pemerintah Lokasi yang Menunjukkan kinerja dan prestasi,” ujar Ariandi Di unggahan akun Instagram @badangizinasional.ri, dikutip Minggu (1/10/2026).
Ariandi mengatakan indikator pemerintah Lokasi tersebut berprestasi dan layak diganjar insentif tersebut, Di antaranya adalah Sukses Di pengendalian Kenaikan Fluktuasi Harga Dan Jasa, penurunan Jurang Kaya Miskin dan stunting, penurunan pengangguran, hingga Perkembangan pembiayaan Lokasi.
Di 2027, Dukungan serta peran aktif Pemda Di menyukseskan MBG rencananya Berencana menjadi salah satu indikator tambahan Di penilaian tersebut.
“Artinya, MBG bukan satu-satunya indikator yang menentukan pemberian insentif,” ujar Ariandi.
(dpy/up)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia: BGN Luruskan Informasi Insentif Rp 1 T Buat Pemda yang Sukseskan MBG











