Buang air kecil seharusnya menjadi proses alami tubuh yang berlangsung lancar tanpa keluhan. Tetapi, Di muncul sensasi tak nyaman seperti nyeri hingga ‘anyang-anyangan’, hal itu bisa menjadi sinyal adanya gangguan serius Di saluran kemih maupun ginjal.
Spesialis urologi Untuk Bethsaida Hospital, dr Boyke Budiman Sumantri, SpU, mengingatkan Kelompok Untuk peka Di perubahan Di buang air kecil.
“Sewajarnya kalau kita kencing nggak ada keluhan, ya berarti kita normal aja kan. Kalau ada keluhan, misalnya warnanya berubah, ada nyeri, Lalu baunya juga berubah,” ujar dr Boyke Untuk detikSore, Rabu (26/8/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai Kepuasan urine yang berbusa, dr Boyke menyebut hal itu tidak selalu menandakan bahaya Lantaran bisa dipengaruhi Di konsumsi Minuman atau minuman.
Meski begitu, ada sejumlah Tanda-Tanda utama yang patut diwaspadai Lantaran bisa mengindikasikan masalah Di organ perkemihan.
Berikut beberapa Tanda-Tanda gangguan saluran kemih dan ginjal yang perlu diwaspadai:
Perubahan Warna dan Bau Urine
Urine Merasakan perubahan warna yang tak biasa, serta Mengintroduksi bau sensasi yang menyengat.
Nyeri dan ‘Anyang-anyangan
Muncul rasa sakit Di berkemih atau buang air kecil, terasa sedikit-sedikit tetapi sangat sering.
Demam
Suhu tubuh Menimbulkan Kekhawatiran, yang biasanya menandakan adanya respons Penyakit Menyebar Di saluran kemih.
Nyeri Colic Di Pinggang
Rasa pegal atau nyeri hebat Di pinggang yang hilang timbul dan menjalar hingga Di area saluran kencing Pada bawah.
dr Boyke menjelaskan rasa nyeri colic Di Lokasi pinggang hingga menjalar Di bawah, kerap menjadi tanda adanya batu ginjal yang Lagi bergerak turun Di Untuk saluran kencing (ureter). Gerakan batu ini didorong Di gravitasi urine serta gerakan peristaltik saluran.
Nyeri hebat muncul Di batu tersebut tersumbat akibat ukurannya yang lebih besar Untuk diameter saluran kencing.
“Sampai Di Di batu itu tidak bisa turun Lantaran dia diameternya lebih besar Untuk saluran. Lantaran saluran kencing itu mengerucut. Di Sebab Itu Untuk atas ginjal itu Disekitar 8 milimeter (mm), menurun Justru 6, 4, 3, 2, 1 mm,” terangnya.
Rasa sakit akibat sumbatan ini Justru bisa sangat intens hingga membuat penderitanya pingsan. Untuk siapa saja yang Merasakan Tanda-Tanda-Tanda-Tanda Di atas, dr Boyke menyarankan Untuk tidak salah memilih penanganan medis.
“Hal ini berlaku Untuk wanita dan pria. Kalau Merasakan Tanda-Tanda tersebut, termasuk wanita, harus datang Di spesialis masalah gangguan kencing (urologi), bukan Di Pada kebidanan,” tegasnya.
Halaman 2 Untuk 2
(sao/naf)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia: Kencing Nyeri-Anyang-anyangan Pertanda Batu Ginjal? Ahli Kepuasan Ungkap Ciri-cirinya











