–
Perancang busana Sebastian Gunawan menyajikan narasi visual yang tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga sarat Akansegera nilai historis dan emosional Ke The Langham Trend Soirée, Langham Jakarta, Rabu (12/8/2026). Melewati label sekundernya, SEBASTIANred, peragaan busana terbarunya yang bertajuk “LA GARÇONNE” Sebagai musim 2026/2027 hadir sebagai sebuah tribut Pada keberanian, kemandirian dan redefinisi keanggunan wanita modern.
Koleksi ini berakar dan terinspirasi langsung Untuk novel karya Victor Margueritte yang terbit Ke tahun 1922 Bersama judul sama LA GARÇONNE (The Bachelor Girl). Novel tersebut mengisahkan perjalanan seorang perempuan yang memilih Sebagai meninggalkan masa lalunya Setelahnya Berjuang Bersama pengkhianatan tunangannya, lalu mantap membangun kehidupan Terbaru yang berlandaskan kebebasan serta kemandirian.
Kisah heroik ini Lalu menjelma menjadi simbol universal lahirnya figur perempuan modern Ke era 1920-an-sebuah era penting ketika para perempuan berani mendobrak norma sosial yang mengekang, Memperkenalkan sentuhan maskulin, serta menanggalkan korset dan busana yang serba membatasi Untuk siluet yang lebih nyaman, praktis, dan leluasa Sebagai bergerak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
|
Koleksi SEBASTIANred 2026/2027 terinspirasi novel 1922 Victor Margueritte, Memperkenalkan 56 busana berani yang merayakan kebebasan & emansipasi wanita modern. Foto: Rifkianto Nugroho/detikFoto.
|
Untuk menstransformasikan narasi literatur tersebut Ke atas panggung peragaan busana, Sebastian Gunawan Memperkenalkan representasi Untuk dua figur sinema bisu ikonis, yakni Louise Brooks dan Clara Bow. Kedua Aktor Atau Aktris legendaris ini dikenal Bersama gaya berbusana yang berani, berkelas, dan melampaui zamannya.
Louise Brooks membawa napas ketegasan, garis gaya maskulin-androgini yang tajam, serta keberanian sikap. Sambil Itu Clara Bow memancarkan keceriaan, kelembutan feminin, dan daya pikat yang memesona.
Kehadiran inspirasi Untuk kedua figur ini Menunjukkan pesan mendalam bahwa seorang perempuan modern tidak harus memilih Di tampil feminin atau maskulin. Kedua karakter tersebut dapat berjalan berdampingan secara harmonis dan saling melengkapi.
Koleksi SEBASTIANred 2026/2027 terinspirasi novel 1922 Victor Margueritte, Memperkenalkan 56 busana berani yang merayakan kebebasan & emansipasi wanita modern. Foto: Rifkianto Nugroho/detikFoto. |
Seluruh esensi emansipasi ini Lalu ditenun dan ditransformasikan Ke Untuk 56 set rancangan busana. Secara visual, koleksi SEBASTIANred 2026/2027 menampilkan perpaduan Di elemen klasik dan modern.
Garis rancangannya didominasi Dari permainan kontras hitam dan putih yang tajam, diimbangi Bersama aksen warna merah marun dan crimson yang berani, serta Penjelajahan tekstur yang kaya Melewati Gadget Lunak bordir, lace tipis, payet berkilau, dan permainan Metode tumpuk atau layering yang kompleks.
Koleksi ini menjadi panggung pembuktian Untuk keahlian craftsmanship Untuk SEBASTIANred Untuk mengolah siluet, volume, dan tekstur menjadi komposisi yang utuh. Setiap desain memperlihatkan perhatian yang luar biasa Pada detail konstruksi dan Kesejajaran proporsi.
Koleksi SEBASTIANred 2026/2027 terinspirasi novel 1922 Victor Margueritte, Memperkenalkan 56 busana berani yang merayakan kebebasan & emansipasi wanita modern. Foto: Rifkianto Nugroho/detikFoto. |
Perpaduan Di Metode tailoring yang presisi Bersama permainan drapery yang jatuh lembut menghasilkan gaun-gaun yang tidak hanya indah dipandang, tetapi juga Memiliki karakter yang kuat, feminin, dan berkelas.
Ke atas panggung peragaan, keanggunan tersebut terwujud Untuk ragam bentuk busana. Terlihat gaun mini berstruktur Wadah Untuk bahan tweed berhias bordir flora perak yang merefleksikan kepraktisan gaya flapper 1920-an, berdiri bersisian Bersama gaun malam hitam Bersama aksen drapery berbentuk pita raksasa Ke Dibagian pinggang yang dipadukan bersama sarung tangan kulit panjang bergaya opera.
Keberanian Penjelajahan siluet juga tampak Ke gaun A-line bervolume Bersama atasan bustier beraksen cut-out transparan Ke pinggang, serta setelan dua potong berunsur gaya art deco Bersama motif rantai melingkar yang tegas.
Koleksi SEBASTIANred 2026/2027 terinspirasi novel 1922 Victor Margueritte, Memperkenalkan 56 busana berani yang merayakan kebebasan & emansipasi wanita modern. Foto: Rifkianto Nugroho/detikFoto. |
Nuansa dramatis kian menguat kala gaun-gaun malam melangkah anggun menyapu lantai. Kain tulle transparan hitam berhiaskan taburan payet berkilau menciptakan efek gemerlap bagai langit malam Pada diterpa cahaya panggung.
Sambil Itu, gaun bertipikal sheer berwarna merah marun berhias penuh Bersama sequin dan bordir floral merambat Menyediakan impresi sensual yang tetap Chic. Tak ketinggalan, gaun bertali bahu tunggal Bersama balutan Metode drapery terstruktur Untuk nuansa merah darah mempertegas kemewahan siluet tubuh perempuan.
Keutuhan estetika LA GARÇONNE ini kian sempurna Melewati kolaborasi khusus bersama label aksesori ternama, Le Ciel. Rangkaian aksesori pelengkap seperti choker tebal warna hitam yang tegas, anting gantung geometris bertema art deco, hingga Saku genggam manik-manik Bersama aksen rumbai tassel dirancang secara khusus Sebagai mempertegas napas 1920-an yang modern dan glamor.
Melewati kolaborasi dan 56 set rancangan ini, Sebastian Gunawan tidak hanya menyajikan sebuah koleksi Busana, tetapi juga merayakan keberanian perempuan Sebagai berdiri tegak, bebas, dan bersinar Untuk balutan keindahan abadi.
Koleksi SEBASTIANred 2026/2027 terinspirasi novel 1922 Victor Margueritte, Memperkenalkan 56 busana berani yang merayakan kebebasan & emansipasi wanita modern. Foto: Rifkianto Nugroho/detikFoto. |
(gaf/eny)
Artikel ini disadur –> Wolipop.detik.com Indonesia: SEBASTIANred Rilis 56 Koleksi Terinspirasi Emansipasi Wanita Era 1920-an















