Ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan sehari-hari Sebagai mendukung penuaan yang sehat, salah satunya Melewati pola makan. Menurut ahli longevity Dawn Mussallem, DO, DipABLM, bukan satu jenis Hidangan yang menjadi Kunci, melainkan kebiasaan makan secara keseluruhan.
“Yang terpenting adalah pola makan, yaitu apa yang paling sering kita konsumsi setiap hari Pada bertahun-tahun. Hal yang paling menggembirakan adalah perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat Memberi manfaat besar Di jangka panjang,” ujar Dawn, seperti dikutip Di Real Simple.
Berikut lima perubahan sederhana Di kebiasaan makan Sebagai mendukung Keadaan dan umur panjang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Makan Buah Beri
|
Foto: Getty Images/iStockphoto/YelenaYemchuk
|
Stroberi, blueberry, raspberry, dan berbagai jenis buah beri Memiliki warna merah, biru, atau ungu berkat kandungan antosianin, yaitu senyawa tumbuhan yang banyak diteliti Sebab potensinya Di mendukung Keadaan jantung dan otak.
Di sebuah Eksperimen, wanita muda Di asupan antosianin tertinggi, risiko serangan jantung sepertiga lebih rendah. Sambil Itu, Ke wanita lebih tua dan rutin mengonsumsi blueberry serta stroberi Menunjukkan penurunan fungsi kognitif yang lebih lambat hingga Disekitar 2,5 tahun.
Buah beri juga kaya Akansegera polifenol dan senyawa antioksidan lain yang membantu melindungi sel Di Beban oksidatif serta mendukung Keadaan jantung dan otak.
“Eksperimen tersebut Menunjukkan hubungan, bukan membuktikan hubungan sebab-akibat. Tetapi, hasilnya konsisten dan tidak ada kerugian Di memasukkan buah beri Ke Di pola makan,” jelas Lisa Spriet, MSc, RD.
Buah beri juga merupakan sumber serat. Secangkir raspberry, misalnya, mengandung Disekitar 8 gram serat. Agar lebih praktis, buah beri beku bisa ditambahkan Ke oatmeal, yoghurt, smoothie, atau langsung dimakan.
Halaman 2 Di 4
” dtr-evt=”detail multiple page” dtr-sec=”button Lanjutnya” dtr-act=”button Lanjutnya” dtr-idx=”2″ dtr-id=”8700794″ dtr-ttl=”5 Kebiasaan Makan yang Bisa Bantu Panjang Umur Menurut Ahli”>
2. Potong Sayuran Sebelumnya Dimasak
Foto: Louis Hansel/Unsplash
Mulailah lebih sering mengonsumsi sayuran cruciferous, seperti brokoli, kembang kol, kubis Brussel, kol, kale, bok choy, dan arugula. Trik khusus agar lebih bermanfaat Untuk Keadaan, potong-potong atau iris terlebih dahulu Sebelumnya diolah.
“Sayuran ini mengandung glukosinolat yang Lalu diubah tubuh menjadi senyawa seperti sulforafan. Senyawa tersebut dapat mengaktifkan sistem perlindungan dan detoksifikasi alami tubuh,” jelas Dawn.
Sulforafan terbentuk ketika proses memotong atau mengunyah sayuran mengaktifkan enzim tertentu Ke Di tanaman. Masalahnya, panas dapat menghancurkan enzim tersebut.
Sebab itu, Dawn menyarankan Sebagai memotong brokoli terlebih dahulu dan membiarkannya Pada beberapa Pada Sebelumnya dimasak sambil menyiapkan bahan Hidangan lainnya.
3. Mulai Makan Biji-bijian Setiap Hari
Getty Images/Tanja Ivanova |
Kacang-kacangan termasuk Hidangan yang sering kali kurang Memperoleh perhatian ketika Merundingkan pola makan Sebagai umur panjang. Padahal, memperbanyak asupan serat menurunkan risiko Gangguan jantung, stroke, diabetes tipe 2, dan kanker kolorektal hingga 15-30%, sekaligus usia hidup yang lebih panjang.
Manfaat terbesar terlihat Ke konsumsi Disekitar 25-29 gram serat per hari atau lebih. Protein juga Lebih penting seiring bertambahnya usia Sebab membantu mempertahankan massa dan kekuatan otot.
“Protein menjadi Lebih penting seiring bertambahnya usia Sebab membantu menjaga otot dan kekuatan tubuh,” ujar Dawn.
Kacang lentil, kacang arab, kacang hitam, edamame, tahu, dan tempe bisa menjadi sumber protein sekaligus Memberi tambahan serat dan fitonutrien. Menambahkan kacang arab Ke salad, mengganti setengah porsi daging Di lentil, maupun menjadikan edamame sebagai camilan, menjadi cara mudah Sebagai Memperbaiki asupan biji-bijian.
” dtr-evt=”detail multiple page” dtr-sec=”button Lanjutnya” dtr-act=”button Lanjutnya” dtr-idx=”3″ dtr-id=”8700794″ dtr-ttl=”5 Kebiasaan Makan yang Bisa Bantu Panjang Umur Menurut Ahli”>
Kacang-kacangan mengandung lemak sehat, serat, protein nabati, mineral, dan fitonutrien Di ukuran yang kecil.
“Hidangan ini menyediakan lemak tak jenuh, serat, magnesium, dan berbagai Gizi lain yang mendukung Keadaan jantung serta kadar kolesterol yang sehat,” kata Lisa.
Ahli Gizi David Goldman, RD, juga menyebut kacang sebagai salah satu jenis Hidangan Di bukti manfaat Keadaan yang paling konsisten.
Di tinjauan Di 41 meta-analisis yang diterbitkan Ke 2025, kacang-kacangan termasuk Hidangan yang secara konsisten menurunkan risiko kematian Di berbagai penyebab
Mengonsumsi Disekitar satu genggam kacang Mengurangi risiko kematian dini hingga 22%, risiko terkena atau meninggal akibat Gangguan kardiovaskular 21% lebih rendah, serta risiko kematian akibat kanker 11% lebih rendah.
Menurut ahli Pola Makan Lauren Manaker, RDN, LD, almond dan kacang tanah merupakan sumber vitamin E yang baik. Vitamin ini berperan sebagai antioksidan dan mendukung fungsi sel yang sehat.
Sambil Itu, kenari menonjol Sebab kandungan lemak sehatnya. Kenari merupakan satu-satunya jenis kacang pohon yang menjadi sumber asam lemak omega-3 ALA Di jumlah tinggi, yang dikaitkan Di Keadaan jantung.
Artikel ini disadur –> Wolipop.detik.com Indonesia: 5 Kebiasaan Makan yang Bisa Bantu Panjang Umur Menurut Ahli












