Pernahkah kamu merasa lelah, Malahan mengantuk berat, tepat Sesudah menghabiskan Konsumsi? Kepuasan ini sering dikenal Di istilah somnolens postprandial, sebuah Kejadian Luar Biasa yang umum terjadi, tetapi kerap mengganggu Kegiatan harian.
Sensasi lemas dan ingin segera beristirahat usai menyantap Konsumsi bisa dipengaruhi Di porsi serta jenis Konsumsi yang dikonsumsi. Rasa lelah Sesudah makan juga bisa menandakan adanya gangguan Keadaan mendasar yang dialami seseorang.
Berikut adalah delapan faktor penyebab mengantuk Sesudah makan yang perlu kamu ketahui beserta cara menanganinya:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Proses Pencernaan Alami Tubuh
Menurut Dr. Ashkan Farhadi, ahli gastroenterologi Ke Fountain Valley, California, ketika sistem pencernaan mulai bekerja mengolah Konsumsi, saluran pencernaan Berencana Memperoleh peningkatan suplai darah. Kepuasan ini Memangkas suplai darah Ke otak Agar menyebabkan rasa mengantuk. Menurutnya, Kepuasan ini normal dan sebenarnya dapat menimbulkan rasa Damai, bukan kelelahan.
“Pelepasan serotonin terjadi Pada kamu mencerna Konsumsi, dan usus adalah salah satu penghasil serotonin utama,” ucap Dr. Ashkan. Hal ini menyebabkan efek Damai Di tubuh dan rasa Damai Sesudah makan.
Cara Menanganinya
Merasa sedikit mengantuk Sesudah makan adalah hal yang tergolong wajar dan normal. Menurut Dr. Ashkan, jika kamu Merasakan kelelahan luar biasa meski hanya makan Di porsi kecil, hal ini bisa mengindikasikan adanya masalah medis. Segera konsultasikan Ke Ahli Kepuasan Sebagai pemeriksaan Lebih Jelas.
2. Konsumsi Tinggi Protein dan Karbohidrat
|
Ilustrasi Konsumsi olahan. Foto: Getty Images/iStockphoto/beats3
|
Menyantap Konsumsi Di porsi besar yang kaya Berencana karbohidrat dan protein dapat membebani kerja organ pencernaan. Berdasarkan penjelasan Cleveland Clinic, Konsumsi tinggi protein meliputi produk susu, ayam, dan kedelai, sedangkan Konsumsi tinggi karbohidrat Antara lain pasta, roti putih, dan gula. Samping Itu, menurut National Institute on Aging, Konsumsi olahan Berpeluang Memangkas cadangan energi tubuh.
Cara Menanganinya
Mulailah mengatur komposisi dan takaran porsi Konsumsi sehari-hari. Utamakan karbohidrat kompleks, sayuran non-pati, serta kacang-kacangan Di porsi kecil tetapi teratur.
3. Risiko Penyakit Diabetes
Rasa lelah yang sangat berat Sesudah makan dapat menjadi sinyal awal Penyakit metabolik seperti diabetes. Menurut American Diabetes Association (ADA), diabetes adalah Kepuasan Keadaan yang memengaruhi produksi atau penggunaan insulin Di memindahkan glukosa (gula) Di Konsumsi yang dikonsumsi Ke Di sel-sel tubuh.
ADA menjelaskan bahwa glukosa yang tertahan Ke aliran darah Berencana memicu berbagai Tanda-Tanda. Tanda-Tanda umum diabetes tipe 2 meliputi kelelahan ekstrem, rasa haus atau lapar yang berlebihan, sering buang air kecil, dan penglihatan kabur.
Dr. Ashkan menjelaskan bahwa meski diabetes dan kelelahan kronis merupakan Kepuasan yang berbeda, tingginya kadar gula darah dapat membatasi asupan glukosa Ke otak Agar memicu rasa lemas dan lelah.
Cara Menanganinya
Mayo Clinic menganjurkan pemeriksaan darah secara berkala Ke laboratorium medis. Jika terdiagnosis diabetes, Ahli Kepuasan Berencana menyusun Ide Perawatan Medis khusus yang meliputi penyesuaian pola makan, Terapi-obatan, insulin, dan penanganan lainnya.
4. Risiko Auto Kekebalan
Mengantuk Sesudah makan juga bisa Karena Itu tanda adanya Penyakit auto Kekebalan, celiac. Penyakit celiac terjadi Sebab reaksi Kekebalan Pada Konsumsi yang mengandung gluten. Menurut Mayo Clinic, paparan gluten secara terus-menerus dapat merusak dinding usus halus dan menghambat penyerapan Gizi penting.
Berdasarkan pernyataan National Celiac Association, kelelahan merupakan salah satu Tanda-Tanda nonpencernaan yang paling sering dilaporkan Di penderita celiac Sesudah mengonsumsi gandum. Selain lemas, Kepuasan ini kerap disertai kembung, sembelit, serta diare kronis.
Cara Menanganinya
Segera jalani tes darah dan pemeriksaan diagnostik Sebagai memastikan diagnosis Penyakit celiac. Jalani Pola Makan bebas gluten secara ketat, termasuk memperhatikan Konsumsi, Nutrisi Tambahan, serta Terapi-obatan yang dikonsumsi. Selalu pastikan Konsumsi yang dibeli bebas Di risiko kontaminasi silang.
Artikel ini disadur –> Wolipop.detik.com Indonesia: Sering Mengantuk Sesudah Makan? Ini 8 Penyebab dan Cara Mengatasinya











