Istilah parasocial relationship sering disebut Dari anak muda masa kini alias gen Z. Malahan istilah tersebut kerap dijadikan candaan Ke Ditengah obrolan mereka. Foto Ilustrasi/Unsplash
Lantas, sebenarnya apa sih parasocial relationship itu? Dan kenapa anak muda sering Menyoroti hal tersebut?
Parasocial relationship atau Untuk bahasa Indonesia berarti hubungan parasosial adalah hubungan satu arah yang dijalin Pemakai media Di tokoh yang ada Untuk suatu media. Contohnya adalah selebritas semisal idol K-pop, karakter fiksi Untuk Layar Lebar kesukaan, tiktokers, karakter anime atau manga, dan tokoh lainnya yang mereka temui Melewati media seperti Layar Lebar, kartun, social media, maupun yang lainnya.
Hubungan ini dimulai ketika seseorang bertemu dan mengenal tokoh media. Keterlibatan parasosial awal bisa terjadi Di melihat orang tersebut Ke Peristiwa TV atau Layar Lebar, mengikuti mereka Ke media sosial, atau Malahan berinteraksi Di mereka secara online atau langsung.
Jika tokoh tersebut Memberi kesan yang membuat individu memikirkan mereka Ke luar Keterlibatan tersebut, Keterlibatan parasosial bisa berkembang menjadi hubungan parasosial alias parasocial relationship. Kalau dipikir-pikir, tahap ini mirip Di ketika kita menyukai seseorang yang nyata.
Hubungan parasosial bisa Lebihterus kuat Melewati Keterlibatan parasosial yang Di Detail, dan terkadang berkembang menjadi keterikatan parasosial.
Dikutip Untuk laman Very Well Mind, Cynthia Vinney, seorang ahli Ke bidang psikologi, mengatakan bahwa parasocial relationship terbagi menjadi dua jenis, yakni Keterlibatan parasosial dan keterikatan parasosial.
Keterlibatan parasosial didefinisikan sebagai bentuk “tukar pikiran” Antara Pemakai media dan tokoh media yang dimaksud. Keterlibatan parasosial terjadi hanya Di berinteraksi Di tokoh Melewati media dan secara psikologis mirip Di Keterlibatan tatap muka Ke kehidupan nyata.
Misalnya, bila kamu merasa seperti Pada Untuk Skuat voli Karasuno ketika menonton “Haikyu!!” menghabiskan waktu Untuk Laga Persahabatan Ke SMA Karasuno, maka kamu Lagi Merasakan Keterlibatan parasosial. Kamu terus memikirkan Hinata, Kageyama, Tsukishima, dan Sugawara serta anggota Skuat lainnya. Malahan merujuk Di perilaku mereka seolah-olah mereka adalah orang yang kamu kenal Ke dunia nyata. Itu berarti kamu telah membentuk hubungan parasosial Di karakter tersebut.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia: Apa Itu Parasocial Relationship? Istilah yang Sering Diucapkan Gen Z











