Momen Breast Cancer Awareness Month (Bulan Kesadaran Kanker Payudara) setiap bulan Oktober menjadi waktu yang tepat Sebagai mengedukasi Komunitas tentang fakta dan mitos seputar Keadaan payudara. Salah satu mitos populer yang masih sering beredar Hingga media sosial adalah anggapan bahwa kebiasaan memakai bra berkawat dapat memicu risiko kanker payudara.
Banyak narasi keliru yang menyebutkan bahwa kawat Ke bra dan kebiasaan memakai bra Pada tidur dapat menghambat aliran cairan dan menyebabkan penumpukan sel kanker.
Akan Tetapi, dunia medis menegaskan bahwa tidak ada bukti ilmiah yang mendukung klaim tersebut. Para ahli memastikan bahwa penggunaan bra, terlepas Di jenis maupun durasinya, sama sekali tidak mempengaruhi risiko seseorang terkena kanker payudara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Awal Mula Mitos Bra Berkawat dan Kanker
Mitos mengenai bahaya bra berkawat pertama kali dipopulerkan lewat Bacaan berjudul Dressed to Kill (1995) karya Sydney Ross Singer dan Soma Grismaijer. Penulis mengklaim bahwa wanita yang mengenakan bra berkawat lebih Di 12 jam sehari Memperoleh risiko lebih tinggi terkena kanker payudara akibat terhambatnya aliran sistem getah bening.
Teori tersebut membual bahwa penekanan kawat memicu penumpukan racun Hingga Di jaringan payudara. Akan Tetapi, lembaga Studi dunia seperti American Cancer Society membantah keras anggapan tersebut.
Fakta medis Menunjukkan bahwa cairan getah bening Datang Di area ketiak, bukan Hingga arah kawat bra. Kompresi ringan Di Pengganti Untuk tidak terbukti dapat merusak fungsi sistem limfatik maupun memicu Kemajuan sel kanker.
Tak Ada Kaitan Antara Bra dan Kanker Payudara
Spesialis Keadaan payudara Di Cleveland Clinic, Cassann Blake, MD, menegaskan kembali bahwa mengenakan bra berkawat sama sekali tidak memicu kanker.
“Di sudut pandang kanker payudara, mengenakan bra tidak mempengaruhi risiko terkena Gangguan tersebut. Saya sering ditanya apakah bra berkawat berdampak Ke risiko kanker, dan jawabannya adalah tidak,” tegas Dr. Blake.
Walaupun aman Di risiko kanker, penggunaan bra berkawat yang salah ukuran memang bisa menimbulkan rasa sakit, nyeri punggung, hingga iritasi kulit. Beberapa tips memilih bra yang tepat Antara lain:
Gunakan Ukuran yang Pas: Pastikan kawat menopang Di benar Hingga bawah payudara tanpa menekan atau menusuk jaringan kulit.
Sesuaikan Di Kegiatan: Gunakan sports bra Di penopang ekstra Pada Latihan (jogging atau gimnasium), dan pilih bra kasual tanpa kawat yang rileks Pada bersantai Hingga Tempattinggal.
Halaman 2 Di 2
Simak Video “Video: Cara Hidup Tak Sehat Picu Kanker Payudara Ke Remaja“
(kna/kna)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia: Benarkah Pakai Bra Berkawat Picu Kanker Payudara? Ini Penjelasan Medisnya











