Konten kreator Farel Tarek kali ini mengajak penontonnya Sebagai mengenal lebih Di dunia mistis Indonesia Lewat segmen Bocah Sotoy. Foto/MNC Media
Farel memulai Bersama jenis pertama, memedi, yang digambarkan sebagai hantu receh Bersama kekuatan terbatas, seperti pocong, sundel bolong, hingga wewe gombel. Hantu-hantu ini umumnya Disorot mengganggu tetapi tidak terlalu berbahaya. Lalu, ada lelembut, roh yang bekerja Bersama merasuki manusia, seringkali Disorot berbahaya Sebab bisa menyebabkan sakit atau Justru kegilaan.
Jenis ketiga adalah tuyul, yang Di Kearifan Lokal Global Jawa dipercaya sebagai makhluk yang bisa membantu mencuri uang. Farel menjelaskan juga tentang demit, hantu yang mendiami tempat-tempat seperti pohon atau sumber air dan dipercaya bisa mengabulkan permintaan tertentu. Terakhir, ada danyang, sosok roh penjaga desa yang diyakini Memperoleh kekuatan besar dan bisa melindungi warga.
Menariknya, Farel membandingkan perbedaan hantu Indonesia Bersama hantu Barat. Menurutnya, hantu Indonesia lebih menyeramkan, sebab lebih dipengaruhi Dari latar Kearifan Lokal Global lokal. Sebagai contoh, Farel menyebutkan bahwa hantu Barat seperti Drakula atau Valak biasanya berada Di kastil atau Rumah kosong, sedangkan hantu Nusantara sering ditemukan Di alam terbuka atau tempat-tempat sakral.
Farel menyimpulkan bahwa perbedaan ini lahir Bersama kepercayaan dan imajinasi Komunitas setempat. “Hantu Di Indonesia tuh lebih seram, artinya Komunitas kita lebih kreatif” ujarnya sambil bercanda. Mau tahu Lebih Jelas soal hantu lokal? tonton Di akun YouTube @farelogic dan saksikan segmen Memikat Di Bocah Sotoy!
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia: Farel Tarek Bahas Kategori Hantu Di Bocah Sotoy











