Detiknews.id Surabaya – Grand Final Cak dan Ning Surabaya 2026 berlangsung semarak Hingga halaman Balai Kota Surabaya, Sabtu (10/10/2026). Damayanti Collection ikut meramaikan, Bersama Memperkenalkan Batik Banyu Semarak by Desainer Damayanti. Tak hanya dihadiri peserta dan keluarga, tetapi juga Menyambut sambutan antusias Di warga yang turut memeriahkan ajang tahunan tersebut.
Batik Banyu Semarak, Prototipe yang dihadirkan Desainer Damayanti, dua pasang Prototipe busana pria dan wanita. Hingga Di Itu, Sebagai tema malam grand final Adigala Manggala, menampilkan 15 pasang finalis. Usai menyanyikan lagu Indonesia Raya, dibuka Bersama penampilan Tari Gong Praga.
Tahun ini, Prototipe Batik Banyu Semarak, dipamerkan Dari pasangan pertama yaitu Cak Jordi & Ning Naydee dan pasangan kedua Cak Deka & Ning Nessa. Ini sebagai representasi identitas Kota Surabaya. Kota yang kaya Akansegera sejarah, Kearifan Lokal Global, dan keberagaman.
Batik Banyu Semarak, menggambarkan perjalanan Surabaya, sebagai kota air yang berkembang menjadi kota metropolitan. Motifnya memadukan sejumlah ikon dan unsur khas Surabaya, mulai Di peta kota, Gedung Siola, Tari Sparkling, Pantai Kenjeran, kawasan Pecinan, bambu runcing, hingga bunga bungur.
“Berbagai elemen yang merepresentasikan perjalanan Surabaya Di masa lalu hingga masa kini. Motif itu juga menggambarkan semangat perjuangan, kemajuan infrastruktur, kekayaan Kearifan Lokal Global, serta harmoni Komunitas yang hidup berdampingan Di keberagaman,” tutur Desainer Damayanti.
Lewat perpaduan unsur sejarah, modernitas, Kearifan Lokal Global, dan alam. Batik Banyu Semarak menjadi simbol identitas Surabaya yang dinamis dan semarak. Sekaligus menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai Kearifan Lokal Global, Hingga Ditengah perkembangan zaman.
Di kesempatan tersebut, Desainer Damayanti menyampaikan harapannya agar Cak dan Ning yang terpilih mampu membawa Wisata Internasional Surabaya, Lebih berkembang dan dikenal lebih luas.
“Harapannya semoga bisa membawa Surabaya Hingga tempat yang lebih tinggi lagi pariwisatanya, bisa mempromosikan Surabaya Hingga berbagai kota lainnya,” kata Damayanti.
Dia juga menekankan pentingnya peran Cak dan Ning, Di mengenalkan potensi wisata Surabaya. Sekaligus Merangsang lahirnya gagasan kreatif Di generasi muda.
“Pertama, mereka mampu mempromosikan bagaimana Surabaya ini Memperoleh potensi wisata yang sangat besar. Kedua, ide-ide kreatif mereka harus diakomodir Dari pihak-pihak yang berwenang, agar remaja berani terus beride,” tutup Desainer Damayanti.
Lewat ajang Cak dan Ning Surabaya 2026, para finalis diharapkan, tidak hanya menjadi representasi generasi muda Kota Pahlawan, tetapi juga berperan aktif Di mempromosikan potensi Wisata Internasional dan melestarikan kekayaan Kearifan Lokal Global lokal. (M9)
Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Grand Final Cak dan Ning Surabaya 2026, Desainer Damayanti Angkat Batik Banyu Semarak











