loading…
Tugu Hotels & Restaurants hadirkan sajian yang disusun Di atas rakit bambu Lewat tema Nenek Moyangku Seorang Pelaut. Foto/Istimewa.
Bersama perjalanan itulah lahir pertemuan Kearifan Lokal Dunia, Kearifan Lokal memasak, dan cita rasa yang terus bertahan hingga sekarang. Kisah tersebut Agustus ini kembali dihadirkan Dari Tugu Hotels & Restaurants Lewat sajian yang disusun Di atas rakit bambu Lewat tema “Nenek Moyangku Seorang Pelaut”.
Baca juga: Nikmati Perjalanan Rasa Indonesia lewat Kolaborasi Langka Dua Chef Ternama Di Puncak
Di atas rakit bambu tersusun mangkuk-mangkuk kayu berisi beragam hidangan Nusantara lengkap Bersama bendera Merah Putih yang berdiri tegak Di salah satu sisinya. Penyajian itu bukan sekadar dekorasi, melainkan simbol jalur perdagangan yang pernah menyatukan ribuan pulau Indonesia. Setiap sajian Setelahnya Itu terasa seperti singgahan Bersama Area yang berbeda.
Nasi Kecombrang hadir Di Di wadah bambu memanjang yang mengingatkan Di perahu kecil pengangkut hasil bumi. Butiran nasinya tampak mengilap Bersama taburan bunga kecombrang cincang berwarna merah muda serta sehelai daun kemangi segar Di atasnya.
Baca juga: Rumah Kue Peranakan Tuan Wen 1980: Bangkitkan Nostalgia Warisan Rasa Tionghoa Otentik
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia: Sajian Di Atas Rakit Bambu Membawa Kisah Panjang Makanan Nusantara Di Tatakan Makan











