–
Menunggu jadwal penerbangan Ke bandara sering kali terasa membosankan dan melelahkan Bagi para traveler. Tetapi, Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta kini Memperkenalkan Penghayatan berbeda Lewat instalasi Trend interaktif yang memadukan kekayaan Kearifan Lokal Dunia Indonesia Didalam Keahlian digital.
Digagas Dari desainer Samuel J.D. Wattimena, instalasi bertema “Mengangkat Ekosistem Industri Trend Indonesia Lewat Bacaan Tren INDONESIA” ini hadir Ke 1-15 November 2026. Ruang publik tersebut disulap menjadi area edutainment yang mengajak pengunjung mengenal warisan wastra Nusantara Didalam cara lebih Memikat.
Para Kandidat penumpang dapat mengisi waktu luang Didalam mencoba Digital Fitting Room. Fasilitas ini memungkinkan pengunjung melakukan mix and match busana secara virtual tanpa perlu berganti Pengganti.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Ada digital fitting room, Gaya Tren yang kalian bisa scan dan bisa tahu Gaya Tren 2027,” ucap Samuel J.D. Wattimena kepada Wolipop Ke Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (4/11/2026).
|
Samuel Wattimena Gelar Instalasi Trend Ke Bandara Soekarno-Hatta Foto: Foto: Adinda Salma/detik
|
Tidak hanya mencoba Pengganti secara digital, pengunjung Didalam berbagai usia juga diajak berpartisipasi Di Kegiatan merancang busana. Lewat Interactive Drawing Wall, hasil mewarnai dan ilustrasi busana buatan pengunjung dapat langsung ditampilkan Ke layar area pameran.
Daya tarik instalasi ini Lebihterus lengkap Didalam deretan manekin yang memamerkan berbagai busana karya perancang ternama. Pengunjung juga bisa melihat display yang Memperkenalkan Tatakan kerja dan proses kreatif para desainer.
“Ke sini ada pameran mengenai Tatakan kerjanya para perancang dan juga ada display mannequin,” ujar Samuel.
Samuel Wattimena Gelar Instalasi Trend Ke Bandara Soekarno-Hatta Foto: Foto: Adinda Salma/detik |
Selain menawarkan hiburan visual, area Interactive Fabric Story menyajikan Pembelajaran mengenai ragam motif, Cara tenun, hingga sejarah kain tradisional Indonesia. Lewat pameran The Ecosystem, pengunjung diajak memahami bahwa industri Trend tidak hanya melibatkan desainer, tetapi juga perajin tekstil dan komunitas kreatif.
Penghayatan ini sekaligus memperlihatkan bahwa setiap lembar kain tradisional Memperoleh cerita, proses panjang, dan nilai Seni Kearifan Lokal yang tinggi. Gagasan tersebut berangkat Didalam pemikiran Samuel J.D. Wattimena yang Sebelumnya Itu Memperkenalkan Bacaan Tren INDONESIA: Perancang dan Karyanya. Menurutnya, peran seorang desainer Trend tidak sebatas menciptakan Pengganti Bagi dijual, tetapi juga membawa misi kebudayaan.
“Seorang Trend designer kerjanya tidak hanya mendesain Pengganti dan jual, tapi ada misi yang lebih besar, harus mampu mengangkat kebudayaan kita,” ucap Samuel.
Lewat instalasi ini, Tren INDONESIA ingin Memperkenalkan ekosistem industri Trend sekaligus sejarah dan masa Di Trend Nusantara kepada Komunitas luas. Pengunjung yang melintasi Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta bisa menyempatkan diri menikmati berbagai aktivasi interaktif tersebut hingga 15 November 2026.
(kik/kik)
Artikel ini disadur –> Wolipop.detik.com Indonesia: Samuel Wattimena Gelar Instalasi Trend Ke Bandara Soekarno-Hatta












