Jakarta –
Influenza merupakan Gangguan yang Memperoleh Tanda-Tanda yang cukup bervariasi. Ke sebagian Peristiwa Pidana, influenza bisa hanya menimbulkan Tanda-Tanda ringan, tetapi Ke Situasi tertentu, Gangguan ini juga dapat berkembang menjadi lebih berat.
Konsultan Pulmonologi Intervensi & Kegawatdaruratan Napas, dr Pompini Agustina Sitompul, SpP, mengatakan, Situasi pasien perlu diperhatikan Untuk menentukan apakah Gangguan dapat sembuh Bersama sendirinya atau Berpotensi Untuk berkembang menjadi berat.
“Influenza sebenarnya adalah Gangguan yang sifat atau gejalanya cukup bervariasi. Gangguan ini bisa sembuh sendiri atau kita sebut self-limiting disease. Bisa juga Menunjukkan Tanda-Tanda yang ringan, Supaya perlu diperhatikan apakah masuk Hingga Di kriteria yang sembuh Bersama sendirinya, Tanda-Tanda ringan, atau memang Ke beberapa Peristiwa Pidana bisa berjalan menjadi berat,” ujar dr Pompini Di konferensi pers, Senin (28/9/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, ada beberapa kelompok yang lebih berisiko Merasakan Tanda-Tanda influenza yang berat. Salah satunya adalah lansia.
“Yang harus diperhatikan adalah lansia usia Ke atas 65 tahun atau Ke kelompok orang yang Memperoleh Gangguan Bersama gangguan sistem Kekebalan atau immunocompromised, anak usia Ke bawah 5 tahun, atau Ke orang-orang yang Memperoleh Gangguan komorbid atau Gangguan yang sudah ada,” jelasnya.
“Tetapi biasanya lebih mudah Ke orang yang Gangguan komorbidnya tidak terkontrol,” tambahnya.
Peristiwa Pidana berat ditandai Bersama adanya Tanda-Tanda batuk, sesak napas, serta membutuhkan suplementasi atau Dukungan oksigen. Ke Peristiwa Pidana inilah pasien Terbaru bisa diberikan oseltamivir.
“Lantaran Eksperimen Menunjukkan bahwa pemberian oseltamivir Ke Peristiwa Pidana yang ringan sebenarnya efektivitasnya kecil,” kata dr Pompini.
Cegah Influenza Bersama Perilaku Hidup Bersih dan Sehat
Upaya Mencegah menjadi salah satu langkah yang penting Untuk dilakukan Di Berusaha Mengatasi influenza. dr Pompini menyarankan Untuk menjalani perilaku hidup bersih dan sehat, termasuk menerapkan etika batuk dan mencuci tangan.
Langkah tersebut dapat dilakukan sebagai Dibagian Di upaya mencegah penyebaran influenza.
“Karena Itu tidak perlu panik, Gangguan ini manifestasinya bisa ringan atau sembuh sendiri. Dan hanya menjadi berat Ke kelompok-kelompok tertentu dan dapat mencegah Bersama melakukan perilaku hidup bersih dan sehat,” ungkapnya.
(elk/kna)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia: Tak Untuk Semua Pasien, Praktisi Medis Paru Ungkap Kelompok yang Diberikan Oseltamivir











