–
Pada memilih skincare atau Aroma, konsumen biasanya Merencanakan manfaat produk, kecocokan Bersama kulit, hingga aroma yang disukai. Bagi konsumen Muslim, ada satu hal lain yang tak kalah penting Sebagai diperhatikan, yaitu status kehalalan bahan yang digunakan.
Ratna Mustika Di LPPOM MUI mengungkapkan bahwa sejumlah bahan Di Peralatan Kecantikan perlu ditelusuri sumber dan status kehalalannya. Hal ini termasuk bahan aktif dan fragrance atau bahan pewangi yang digunakan Di produk Keindahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan pengalamannya Di Disekitar 16 tahun melakukan audit Peralatan Kecantikan, Ratna menemukan bahwa ada bahan yang Mungkin Saja tidak terpikirkan Dari konsumen, tetapi perlu diperiksa Bersama Detail Di proses sertifikasi halal.
“Ada bahan-bahan yang Mungkin Saja tidak terpikirkan Dari konsumen, tetapi ternyata perlu ditelusuri status kehalalannya,” ujar Ratna Di Kegiatan sunscreen Anessa, Di Ampera, Jakarta Selatan, Mutakhir-Mutakhir ini.
Menurut Ratna, bahan aktif dan fragrance menjadi dua aspek yang perlu Merasakan perhatian ketika menelusuri kehalalan Peralatan Kecantikan. Di bahan aktif, misalnya, pemeriksaan perlu mencakup kemungkinan penggunaan bahan turunan hewan, termasuk yang berasal Di babi. Sumber bahan menjadi salah satu hal yang harus dipastikan Di proses audit.
Hal serupa berlaku Di bahan pewangi. Ratna menceritakan pernah menemukan produk Aroma yang tidak lolos Di proses audit Lantaran menggunakan bahan lemak yang status kehalalannya perlu diperiksa.
“Saya pernah menemukan produk Aroma yang tidak lolos Di proses audit Lantaran menggunakan bahan lemak yang perlu diperiksa status kehalalannya,” ungkapnya.
Temuan tersebut Menunjukkan bahwa bahan Di Peralatan Kecantikan tidak selalu sesederhana yang dibayangkan konsumen. Bahan yang digunakan Sebagai menghasilkan fungsi atau karakteristik tertentu Di produk tetap perlu ditelusuri asal-usulnya.
Meski demikian, bukan berarti semua bahan turunan hewan atau bahan pewangi otomatis tidak halal. Statusnya perlu ditentukan berdasarkan sumber bahan dan pemenuhan persyaratan halal yang berlaku.
Bagi konsumen Muslim, perhatian Pada kehalalan tidak hanya terbatas Di Hidangan dan minuman. Produk Keindahan yang digunakan sehari-hari juga menjadi Pada Di pertimbangan tersebut. Ratna menjelaskan bahwa penggunaan Peralatan Kecantikan berkaitan Bersama rutinitas ibadah sehari-hari, termasuk salat dan berwudu.
“Sebagai seorang Muslim, kita menjalankan ibadah salat lima kali sehari dan melakukan wudu. Di konteks penggunaan Peralatan Kecantikan, status halal menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan,” tuturnya.
Konsumen kini juga Lebihterus memperhatikan berbagai aspek Sebelumnya membeli skincare, mulai Di kandungan, kebutuhan kulit, hingga sertifikasi halal. Informasi mengenai bahan dan proses produksi pun menjadi penting. Sebab, memastikan kehalalan produk tidak cukup hanya Bersama menebak Di nama bahan yang tercantum Di daftar komposisi.
Mulai 18 Oktober 2026, produk Peralatan Kecantikan yang beredar Di Indonesia wajib memenuhi Syarat sertifikasi halal sesuai regulasi yang berlaku. Sertifikat halal menjadi bentuk kepastian Bagi konsumen Muslim bahwa status kehalalan produk telah Melewati proses pemeriksaan. Bersama Langkah Tersebut, konsumen dapat lebih Tenteram Pada memilih skincare maupun Aroma tanpa harus menebak-nebak status bahan yang digunakan.
(kik/kik)
`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ Gaya: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}
async connectedCallback() {
if (elementType === ‘single’) return false;
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)
Artikel ini disadur –> Wolipop.detik.com Indonesia: Bahan Peralatan Kecantikan yang Tak Disangka Bisa Dari Sebab Itu Tidak Halal











