Pada Menyoroti Kesejajaran hati, alkohol biasanya menjadi perhatian utama. Akan Tetapi, ternyata bukan hanya alkohol yang perlu diperhatikan.
Hati membantu memproses Gizi, Perawatan-obatan, dan berbagai zat yang beredar Di darah. Menurut spesialis bedah transplantasi hati Ke Paras Hospital, India, dr Ankur Garg, organ ini juga bisa merasa lelah Sebab berbagai kebiasaan sehari-hari.
“Bekerja Di Damai sepanjang waktu, hati mengelola ratusan tugas penting, menyeimbangkan energi, memecah Perawatan-obatan, membersihkan darah, dan membantu pencernaan,” kata dr Ankur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perlemakan hati juga dapat berkembang tanpa Tanda-Tanda yang jelas. Hal ini menjadi alasan mengapa kebiasaan sehari-hari penting Sebagai diperhatikan, terutama jika kebiasaan tersebut terus-menerus memengaruhi kadar gula darah, berat badan, dan metabolisme. Berikut beberapa kebiasaan yang bisa memengaruhi Kesejajaran hati.
1. Minum Minuman Manis
Berbagai minuman yang dijual bebas dapat mengandung banyak gula tambahan.
“Minuman bersoda, Minuman manis, jus kemasan, dan minuman energi sarat Di fruktosa,” kata dr Ankur.
National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK) menjelaskan bahwa pengidap Gangguan hati berlemak perlu membatasi Makanan dan minuman yang tinggi gula sederhana, terutama fruktosa. Konsumsi gula berlebih dikaitkan Di Gangguan hati berlemak Yang Berhubungan Di disfungsi metabolik atau metabolic dysfunction-associated steatotic liver disease (MASLD).
2. Duduk Berjam-jam Tanpa Bergerak
Duduk berjam-jam Ke Didepan Perabot, Ke Di Kendaraan Pribadi, atau Ke sofa dapat Memangkas jumlah glukosa yang digunakan otot.
“Ketika otot tetap diam, otot hanya membakar sedikit gula darah. Energi berlebih itu beredar kembali Hingga hati Anda, yang menyimpannya sebagai lemak membandel, Malahan Ke orang yang kurus secara alami,” tambahnya.
Olah Raga penting Sebagai dilakukan. CDC merekomendasikan setidaknya 150 menit Olah Raga intensitas Di setiap minggu.
3. Tidak Memperhatikan Perawatan Penghilang Rasa Sakit dan Nutrisi Tambahan
Perawatan penghilang rasa sakit memang dapat bermanfaat. Akan Tetapi, mengonsumsinya terus-menerus atau mencampurnya Di Perawatan lain dapat menimbulkan risiko.
“Perawatan penghilang rasa sakit dan tablet sakit kepala yang dijual bebas memang bisa membantu, tapi menggunakannya sebagai penopang harian memaksa hati Sebagai terus-menerus memproses bahan kimia tambahan,” kata dr Ankur.
“Mengandalkan teh detoks dan Nutrisi Tambahan misterius: label alami atau herbal tidak otomatis berarti aman,” tambahnya.
4. Kurang Tidur dan Makan Berat Sebelumnya Tidur
Menurut dr Ankur, kurang tidur dan Ritme Tidur yang tidak teratur dapat Meningkatkan hormon Beban seperti kortisol, yang dapat berkontribusi Di penumpukan lemak Ke area perut dan hati. Ia juga mengingatkan agar tidak rutin makan berat Sebelumnya tidur.
Memperhatikan waktu tidur dan makan bukanlah Perawatan mujarab Sebagai menjaga Kesejajaran hati. Akan Tetapi, hal tersebut menjadi Pada Di pola hidup yang lebih luas yang dapat memengaruhi berat badan, gula darah, dan Kesejajaran secara keseluruhan.
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia: Banyak Dilakukan Warga RI, 4 Kebiasaan yang Bisa Rusak Hati Tanpa Disadari











