Kebiasaan minum teh Di pagi hari kerap menjadi pilihan Kandidatteratas Sebagai menenangkan tubuh sekaligus menambah energi. Tak sekadar nikmat, teh juga dikenal kaya manfaat Keadaan, mulai Untuk menekan risiko stroke hingga menjaga Keadaan jantung.
Akan Tetapi, Studi terbaru yang terbit Di Journal of Internal Medicine mengungkapkan fakta Memikat. Cara seseorang menyeduh dan meminum teh ternyata sangat menentukan seberapa besar manfaat yang didapat Sebagai Keadaan pembuluh darah dan jantung.
Studi yang Memperhatikan lebih Untuk 485.000 orang dewasa ini menemukan bahwa rutin minum teh minimal tiga hari Untuk seminggu dapat menurunkan risiko Penyakit vaskular hingga 11 persen. Meski demikian, para ahli mengingatkan bahwa Kesalahan Individu Untuk cara mengonsumsinya justru bisa Memangkas manfaat atau memicu bahaya lain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk Merasakan manfaat optimal Sebagai Keadaan jantung, berikut beberapa panduan cara minum teh yang benar disarankan pakar Keadaan Untuk George Washington University, Dr Leana Wen. Apa saja?
1. Hindari Minum Teh Pada ‘Sangat Panas’
Banyak orang gemar menyeruput teh Pada masih mendidih atau sangat panas. Padahal, kebiasaan ini justru berbahaya.
Studi Menunjukkan orang yang rutin minum teh Di suhu burning hot atau melepuh, Memiliki risiko Penyakit pembuluh darah 16 persen lebih tinggi dibanding mereka yang tidak rutin minum teh.
“Secara praktis, hindari minum teh yang cukup panas hingga membakar mulut atau tenggorokan. Konsumsi minuman sangat panas secara berulang juga dikaitkan Bersama risiko kanker esofagus,” terang Dr Wen, dikutip Untuk CNN.
Disarankan Sebagai membiarkan teh hingga hangat atau agak dingin Sebelumnya diseruput.
2. Pilih Kepekatan Lagi (Moderate-Strength)
Cara menyeduh juga memegang peranan penting. Studi menemukan bahwa teh yang diseduh Bersama kepekatan Lagi lebih konsisten, Memberi perlindungan Bagi jantung dibandingkan teh yang diseduh terlalu pekat.
Baik teh hitam maupun teh hijau sama-sama mengandung polifenol dan flavonoid, yang berfungsi merilekskan pembuluh darah serta menurunkan tekanan darah.
3. Hindari Penggunaan Gula Tambahan
Manfaat teh Bagi jantung bisa berkurang drastis jika ditambahi pemanis secara berlebihan. Mengonsumsi teh tanpa gula (unsweetened tea) merupakan opsi terbaik Sebagai menggantikan minuman bersoda atau kemasan manis.
Hal ini membantu mengontrol berat badan sekaligus menekan risiko gangguan metabolisme pemicu Penyakit jantung.
4. Perhatikan Batas Asupan Kafein
Meski responden yang minum teh 6-8 cangkir sehari Menunjukkan risiko vaskular terendah Untuk studi tersebut, para ahli meminta Kelompok tidak menelan mentah-mentah angka tersebut sebagai acuan mutlak.
Teh tetap mengandung kafein yang jika dikonsumsi berlebihan bisa memicu kecemasan, gangguan tidur, hingga jantung berdebar (palpitasi). Batas aman konsumsi kafein harian Bagi orang dewasa umumnya berada Di kisaran 400 mg per hari.
Halaman 2 Untuk 2
(sao/naf)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia: Jangan Asal Seduh, Begini Cara Minum Teh yang Bisa Jaga Keadaan Jantung











