loading…
Tiga anak muda Indonesia membawa Topik sampah, peternakan ayam, dan eceng gondok Hingga Lancaster, Inggris Sebagai Membuat usaha berkelanjutan. Foto: Latief Siregar
“Lebih dingin Untuk Di Garut euy,” kata Zidan Rafsanjani, pengelola Bank Sampah Amal Haqiqi, sambil merapatkan jaketnya.
Selain Zidan, ada Asyiyati Amila Robbani, atau Mila, pengelola Gulali Farm yang juga berasal Untuk Garut, serta Tanissa Puti, pengelola Bumi Kreasi Jatiluhur. Ketiganya datang Hingga Inggris bukan Sebagai berwisata. Mereka membawa cerita tentang sesuatu yang sangat Didekat Didalam kehidupan sehari-hari: sampah, ayam, dan eceng gondok.
Tiga anak muda, tiga bidang usaha, dan tiga persoalan lingkungan yang berangkat Untuk komunitas lokal. Kali ini, mereka membawanya Hingga Lancaster Sebagai belajar tentang Krisis Lingkungan, Sustainability, dan Kekuatan masa Didepan.
Untuk Markas Ayam Mila
Mila datang membawa cerita Untuk Gulali Farm, peternakan ayam yang dikelolanya Di Garut. Nama Gulali Farm Memiliki filosofi sederhana.
“Peternakan saya namanya Gulali Farm, Sebab seperti permen yang wangi dan menyenangkan. Saya ingin peternakan menghasilkan uang dan tidak polusi bau,” kata Mila.
Di balik pernyataan itu, ada keinginan sederhana: usaha tetap menghasilkan keuntungan tanpa mengabaikan lingkungan.
Di Lancaster, Mila Menyambut kesempatan melihat persoalan peternakan Untuk perspektif yang lebih luas. Peternakan bukan hanya soal ayam, pakan, dan produksi. Ada pula persoalan limbah, penggunaan energi, efisiensi, serta berbagai Kegiatan yang berkaitan Didalam Sustainability lingkungan.
Pengalaman Hidup tersebut membuka ruang Sebagai melihat bagaimana praktik usaha dapat dikembangkan agar manfaat ekonominya tetap terjaga, Sambil Itu dampak lingkungannya dapat dikelola Didalam lebih baik.
Baca Juga : 5 Ide Usaha Usaha Kecil Menengah dan Cara Menjalankannya, Omzet Bisa Miliaran
Mengubah Eceng Gondok Menjadi Kemungkinan
Tanissa datang Untuk Jatiluhur Didalam cerita berbeda. Lewat Bumi Kreasi Jatiluhur, ia memanfaatkan eceng gondok sebagai bahan baku usaha. Tanaman yang kerap Disorot mengganggu perairan itu justru Melakukanupaya ia ubah menjadi sesuatu yang bernilai ekonomi.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia: Ketika Ayam, Sampah, dan Eceng Gondok Terbang Hingga Lancaster











