loading…
Jalan 3.000 langkah sehari bisa Memangkas risiko kematian akibat jantung. Foto/Real Simple.
Padahal, Sebagai menjaga Kesejajaran jantung dan Memangkas risiko kematian, langkah awal yang dibutuhkan ternyata jauh lebih kecil Di yang dikira.
Baca juga: Influenza A Naik 51%, Kemenkes Minta Kelompok Tak Perlu Panik
Ahli Kebugaran sekaligus influencer Kesejajaran dr. Adam Prabata membagikan pandangan medis Yang Terkait Bersama mitos target langkah harian tersebut Melewati unggahan Di akun Threads pribadinya. Menurutnya, keputusannya Sebagai menelusuri literatur ilmiah dipicu Dari banyaknya pembahasan Yang Terkait Bersama gerak 10.000 langkah.
“Apakah 10.000 langkah per hari itu mitos? Angka 10.000 langkah sering terdengar seperti standar emas Kehidupan Sehat, selalu didengungkan dimana-mana. Dari Sebab Itu gue mulai tertarik cari literatur soal ini Sebab banyak orang Dari Sebab Itu takut mulai bergerak, hanya Sebab merasa targetnya terlalu tinggi,” ujar dr. Adam Prabata, dikutip Rabu (23/9/2026).
Baca juga: Risiko Kardiovaskular Tak Hanya soal Kolesterol, Kenali Faktor yang Perlu Diperiksa
Berdasarkan penelusuran berbagai studi ilmiah, dr. Adam mengungkapkan fakta Memikat bahwa manfaat perlindungan Untuk organ jantung sudah bisa dirasakan Di durasi Latihan yang jauh lebih rendah.
Penurunan risiko kematian akibat Penyakit jantung Justru sudah mulai terjadi ketika seseorang konsisten berjalan Di 3.000 langkah sehari.
Artikel ini disadur –> Sindonews Indonesia: Jalan 3.000 Langkah Sehari Ternyata Bisa Kurangi Risiko Kematian Akibat Penyakit Jantung











