Jakarta –
Minuman merupakan salah satu minuman yang banyak dikonsumsi Di keseharian. Kandungan kafein Di dalamnya membuat Minuman kerap dikaitkan Didalam berbagai respons tubuh, termasuk perubahan Di tekanan darah.
Hal ini menjadi perhatian, terutama Untuk orang yang rutin minum Minuman atau Memiliki tekanan darah tinggi. Lantas, bagaimana sebenarnya pengaruh Minuman Pada tekanan darah?
Minuman Bisa Meningkatkan Tekanan Darah?
Dikutip Didalam laman Eatingwell, minum Minuman bisa Meningkatkan tekanan darah Sebagai Sambil Itu waktu:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Tekanan darah sistolik (angka atas) bisa Meresahkan sebesar 3-14 mmHg.
- Tekanan darah diastolik (angka bawah) bisa Meresahkan sebesar 4-13 mmHg.
Contohnya, tekanan darah 120/80 bisa Meresahkan menjadi 134/93 Sesudah minum Minuman.
Minuman merupakan stimulan. Di waktu 30 menit hingga 2 jam, Minuman Berencana memasuki aliran darah, berinteraksi Didalam hormon, reseptor otak, dan neurotransmiter, memengaruhi pembuluh darah, hingga Meningkatkan detak jantung dan tekanan darah.
Faktor-faktor yang Memengaruhi Seberapa Besar Pengaruh Minuman Di Tekanan Darah
Ketahui beberapa faktor bagaimana Minuman memengaruhi tekanan darah:
-Usia: Orang yang lebih muda Mungkin Saja Menyaksikan peningkatan tekanan darah yang lebih signifikan.
-Sumber kafein: Minuman umumnya mengandung lebih banyak kafein daripada teh hitam atau teh hijau.
-Jenis dan metode penyeduhan: Kekuatan rasa bervariasi, tergantung jenis biji Minuman dan metode penyeduhan.
-Kehamilan: Batasi asupan kafein hingga 200 mg per hari. Janin yang Lagi berkembang tidak dapat memetabolisme kafein, Supaya kelebihan kafein tidaklah aman.
-Penyakit jantung: Peningkatan tekanan darah Sebab kafein Mungkin Saja lebih terasa dan kurang aman Untuk pengidap Penyakit kardiovaskular.
Orang Didalam Hipertensi Boleh Minum Minuman?
Meski bisa menyebabkan peningkatan tekanan darah jangka pendek, Minuman tidak Meningkatkan risiko tekanan darah tinggi kronis. Kafein tetap dapat dikonsumsi Didalam orang Didalam tekanan darah tinggi, tetapi pengaruhnya dapat berbeda tergantung Kebugaran tekanan darah dan apakah seseorang sudah terbiasa minum Minuman.
American Heart Association (AHA) menyebutkan bahwa efek jangka panjang konsumsi kafein secara rutin Pada tekanan darah masih belum pasti atau cenderung minimal. Akan Tetapi, risiko Pada jantung dapat Meresahkan Di konsumsi kafein Di jumlah tinggi, terutama Di orang Didalam hipertensi berat atau yang sensitif Pada kafein.
Jika tekanan darah sangat tinggi, perhatikan konsumsi kafein. Sebuah Eksperimen Membeberkan, konsumsi Minuman berlebihan dikaitkan Didalam peningkatan risiko kematian akibat Penyakit kardiovaskular (CVD) Di orang Didalam hipertensi berat, tetapi tidak Di orang tanpa hipertensi dan Didalam hipertensi derajat 1.
Konsumsi kafein hingga 400 mg per hari umumnya aman Sebagai orang dewasa yang sehat. Jumlah tersebut setara Didalam 3-4 cangkir Minuman berukuran Di 355 ml.
(elk/naf)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia: Ngopi Tiap Hari, Apa Efeknya Di Tekanan Darah?











