Pola makan berperan penting Untuk menjaga Kesejajaran jantung dan metabolisme tubuh. Salah satu jenis Makanan yang banyak diteliti Lantaran manfaatnya adalah Makanan berbahan biji-bijian utuh atau whole grains.
Berbagai Eksperimen Untuk dua dekade terakhir Menunjukkan pola makan yang kaya whole grains berkaitan Di risiko lebih rendah terkena Penyakit jantung, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, hingga diabetes tipe 2. Konsumsi jenis Makanan ini juga dikaitkan Di kemampuan menjaga berat badan tetap sehat.
Temuan tersebut diperkuat Melewati analisis Terbaru yang menelaah puluhan Eksperimen Sebagai melihat bagaimana whole grains dapat memengaruhi Kesejajaran kardiovaskular dan metabolisme tubuh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Porsi yang Dianjurkan
Hasil analisis yang dipublikasikan Untuk European Heart Journal Menunjukkan manfaat mulai terlihat Di konsumsi Disekitar 90 gram whole grains per hari, atau setara Di tiga porsi.
Jumlah tersebut kira-kira bisa diperoleh Untuk dua lembar roti gandum utuh dan semangkuk oatmeal.
Peneliti juga menemukan konsumsi empat hingga enam porsi whole grains per hari Memberi manfaat yang lebih besar.
Untuk Eksperimen yang dianalisis, orang yang mengonsumsi tiga hingga enam porsi whole grains Di periode tertentu, mulai Untuk dua minggu hingga dua tahun, Merasakan perbaikan kecil Di Disekitar 12 penanda Kesejajaran.
Beberapa Hingga antaranya adalah kadar kolesterol total, kolesterol LDL atau kolesterol ‘jahat’, tekanan darah, berat badan, serta lingkar pinggang. Faktor-faktor tersebut diketahui berkaitan Di risiko Penyakit kardiovaskular.
Meski perubahan yang ditemukan tergolong kecil, secara keseluruhan hasil tersebut mendukung temuan Untuk Eksperimen Penduduk Dunia berskala besar.
“Lantaran itu, kemungkinan ada efek kausal Untuk konsumsi whole grains dan hal ini dapat diterjemahkan menjadi penurunan risiko Penyakit kardiovaskular,” kata Dagfinn Aune, penulis meta-analisis sekaligus peneliti Hingga Departemen Epidemiologi dan Biostatistik, School of Public Health, Imperial College London.
Tak Semua Roti Gandum Sama
Whole grains mencakup biji-bijian yang masih mempertahankan seluruh Pada alaminya, termasuk Pada yang kaya serat dan Gizi.
Beberapa contoh Makanan whole grains Antara lain:
- Oatmeal
- Nasi merah
- Roti gandum utuh
- Farro
- Popcorn tanpa tambahan berlebihan
- Quinoa
Sebagai Alternatif, refined grains atau biji-bijian olahan telah Merasakan proses yang menghilangkan sebagian komponen biji. Contohnya nasi putih dan berbagai Makanan yang dibuat menggunakan tepung putih.
Akan Tetapi, bukan berarti seseorang cukup menambahkan dua lembar roti gandum Hingga menu sarapan Sebagai otomatis Merasakan perlindungan Untuk Penyakit jantung maupun diabetes.
Alice Lichtenstein, profesor Hingga Friedman School of Nutrition Science and Policy, Tufts University, yang tidak terlibat Untuk analisis tersebut, mengingatkan satu perubahan Makanan saja tidak serta-merta mencegah Penyakit jantung.
Ia mencontohkan, cinnamon bun yang dibuat menggunakan whole grain belum tentu Memberi manfaat jika dibandingkan Di Makanan sehat lain secara keseluruhan.
Menambah asupan karbohidrat semata-mata Sebagai mencapai target whole grains juga Berpeluang menyebabkan kenaikan berat badan.
Lantaran itu, konsumsi whole grains sebaiknya menjadi Pada Untuk pola makan sehat secara keseluruhan. Pola tersebut juga perlu mencakup beragam sayur dan buah serta membatasi lemak jenuh, gula tambahan, garam, Makanan ultra-proses, dan alkohol.
Halaman 2 Untuk 2
(naf/naf)
Artikel ini disadur –> Detik.com Indonesia: Kajian Ungkap Makanan yang Bisa Cegah Diabetes hingga Penyakit Jantung











